Koperasi merupakan suatu badan usaha yang merupakan salah satu unsur penting
dalam pembangunan perekonomian di indonesia. Hal ini dikarenakan koperasi merupakan
badan usaha yang diciptakan oleh rakyat dan juga beranggotakan rakyat tersebut, sehingga
koperasi dapat secara langsung membantu perekonomian masyarakat.
Manajemen pemasaran dalam koperasi merupakan suatu hal yang sangat vital dan
sangat berpengaruh sekali terhadap maju atau mundurnya koperasi tersebut.
Koperasi di indonesia pertama kali ada sekitar tahun 1896, yaitu seorang Patih
Purwakarta yang bernama R. Aria Wiriaatmadja mendirikin koperasi keredit seperti model
Raifefesien di Jerman guna membantu orng miskin, terutama pegawai kecil. Kemudian
pada tahun 1908 Budi Utomo meniupkan angin segar untuk memperbaiki kesejahtraan
rakyat melalui koperasi dan pendidikan dengan mendirikan koperasi rumah tangga.
Sesudah itu sekitar tahun 1912 Serikat Dagang Islam mempropagandakan cita-cita toko
koperasi (sejenis Waserda), dan pada tahun 1927 dikeluarkan undang-undang No. 23 yaitu
peraturan tentang koperasi.
Setelah Indonesia merdeka dengan adanya Undang-undang Dasar Republik
Indonesia tahun 1945, terutama pasal 33 maka kedudukan hukum koperasi di Indonesia
benar-benar menjadi lebih mantap. Sejak saat Moh Hatta , sebagai wakil presiden secara
lebih intesif selalu memperbaiki kesadaran untuk berkoperasi bagi bangsa indonesia, serta
memberi banyak bimbingan dan motivasi kepada gerakan koperasiagar meningkatkan cara
usaha dan cara kerja. Atas jasa-jasa itulah maka beliau dangkat sebagai bapak koperasi
indonesia.
Pada tanggal 12 juli 1947, SOKRI dibentuk dalam kongres 1 Koperasi Indonesia di
tasikmalaya, yang sampai sekarang dikenal sebagai hari jadi koperasi di indonesia.
Manajemen koperasi sangat dibutuhkan sekali agar koperasi dapat berkembang dan
menjadi lebih maju. Hal inin dikarenakan koperasi harus beroperasi dengan efisien,
inovatf, dan didukung dengan adanya kepemimpinan. Efisien operasional bisa tercapai
apabila dalam prakteknya koperasi melaksanakan fungsi-fungsi manajemen umum,
manajemen operasi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen personalia,
manajemen suberdaya, manajemen pengadaan, dan manajemen kegiatan yang lainnya.
Manjemen koperasi tidak bisa lepas dari tatanan organisasinya yang mendasarkan
kepada pembagian wewenang dan tanggung jawab. Keukasaan tertinggi pada koperasi
terletak pada rapat anggota. Rapat anggota mendelegasikan wewenang untuk mengelola
koperasi pada pengurus.
Pengurus koperasi dalam menjalankan tugasnya dapat mengangkat karyawan atau
manajer yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam mengelola kegiatan sehari-hari,
terutama dalam kegiatan usaha.
Dalam melakukan kegiatan ekonomi koperasi melakukan kegiatan pemasaran, hal ini
dikarenakan koperasi juga merupakan suatu badan usaha. Pemasaran dalam suatu
perusahaan merupakan aktivitas yang penting bila dibandingkan dengan aktivitas lainya.
Hal ini disebabkan karena berhasil atau tidaknya suatu perusahaan dalam berusaha
tergantung pada berhasil atau tidaknya perusahaan dalam menjual hasil produksi.
Semakin besar jumlah produksi atau barang yang terjual, maka semakin besar pula
perusahaan tersebut memperoleh keuntungan, sedangkan yang menjadi tujuan dari
perusahaan adalah mmemperoleh keuntungan semaksimal mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar